Mahabharata Episode 116 KEREN KW12

KONFLIK MUNCUL ANTAR PANGERAN HASTINAPURA

By keren kw12


Sinopsis film Mahabharata Episode 116
Sinopsis by Mas Kuffy

Destrarastra yang berniat mengusir Pandawa & semua keluarganya jelas membuat Yudistira protes. Atas dasar apa pengusiran ini, padahal Pandawa tidak membuat kesalahan. Destrarastra masih menjawab dengan emosi sampai berkata Pandu & leluhurnya pasti sedang menangis. Destrarastra terdiam setelah Yudistira menyampaikan kisah asal peradaban.

Karena Destrarastra sudah tidak bisa berkata lagi Duryudana gantian menghujat Yudistira. Perkataan Duryudana memang sulit dijawab oleh orang biasa, tapi pertanyaan itu dijawab mudah oleh Yudistira. Bahkan Yudistira yakin bahwa perbuatan mereka benar karena kakeknya Bisma sudah menerima alasan mereka. Yudistira memohon agar Bisma bersedia menyampaikan sesuatu.

Atas permintaan Yudistira Bisma kemudian menyampaikan beberapa keputusan. Setelah mengumpulkan informasi yang di dapat dari kejadian di Kampilya. Kemudian juga telah membicarakan dengan perdana menteri Widura Bisma mengatakan bahwa Pandawa melakukan hal yang benar karena Pandawa juga mendapat dukungan dari begawan Biyasa yang sudah terkenal kebenarannya.

Meskipun Pandawa sudah mendapat pembenaran dari banyak pihak, raja Destrarastra tetap menganggap itu sebuah kesalahan. Sebagai raja Destrarastra tidak bisa membiarkan kejadian itu menjadi contoh yang buruk di masyarakat. Setelah mendengar ucapan sang raja, Yudistira menyindir perbuatan Duryudana yang meracuni Bima & membakar Pandawa di Warnabrata. Sontak ucapan Yudistira itu membuat Destrarastra terdiam lemas.

Situasi semakin memanas tatkala Sangkuni melancarkan konspirasinya. Hutajan Duryudana pun semakin diluar kendali hingga menghina Drupadi. Arjuna yang tidak terima & sudah tidak bisa mengendalikan emosinya mengangkat senjata ke arah Duryudana. Busur Arjuna sudah berada tepat di depan Duryudana siap meluncur kapanpun. Tiba-tiba raja Angga Karna melindungi Duryudana, kejadian itu membuat perisai dewa Surya yang ada di tubuh Karna jelas terlihat.

Destrarastra yang melihat tindakan Arjuna langsung memberi hukuman mati. Yudistira membantah raja Destrarastra tidak bisa menghukum mati Arjuna karena Arjuna berusaha melindungi kehormatan garis keturunan Hastinapura yang dihina Duryudana. Yudistira malah mempertanyakan mengapa orang yang menghina garis keturunan Hastinapura tidak dihukum?. Yudistira melanjutkan sang raja hanya bisa memberi perintah berperang. Duryudana yang mendengarnya menganggap itu sebagai tantangan & menerima tantangan itu.

Melihat kondisi yang semakin diluar kendali Bisma angkat bicara. Tindakan Bisma menghentikan langkah semua pangeran. Bisma berpendapat bahwa para putra Destrarastra yang menodai sidang istana karena telah menghina menantu yaitu Drupadi, bersikap tidak adil kepada pangeran mahkota Yudistira & menciptakan keadaan pertempuran di ruang sidang. Akhirnya Bisma yang sudah tidak tahan segera keluar meninggalkan ruang sidang.

Kondisi yang sangat kacau membuat perdana menteri Widura ikut bicara. Harus ada tindakan pencegahan terhadap kondisi saat ini. Kondisi saat ini mengkhawatirkan akan menghancurkan kerajaan Hastinapura. Widura mengusulkan agar membagi kerajaa menjadi dua bagian.

Komentar

  1. Kok dubbingnya agak telat ya

    BalasHapus
  2. Yang kematian sengkuni mana bang?

    BalasHapus
  3. Masih panjang kisah Mahabarata ini

    BalasHapus
  4. Mksih bang udh upload lgi, saya terhibur bgt, semoga cpet sembuh ya minπŸ˜ŠπŸ˜‡

    BalasHapus
  5. Admin rajin rajin upload ya gua penonton setia mu heheh

    BalasHapus
  6. hallo disini ada yg tahu gak episode saat rsi narada turun ke bumi dan memberitahu krisna dan bhisma bahwa asal usul karna??? please kasih tau ya

    BalasHapus
  7. hallo disini ada yg tahu gak episode saat rsi narada turun ke bumi dan memberitahu krisna dan bhisma bahwa asal usul karna??? please kasih tau ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Gunakanlah form komentar dengan bijak

Post populer