KLIK TANDA X DI IKLAN YANG MUNCUL

salam hangat , keren kw12., update setiap hari sesuai tayangan., Biasanya update malam hari.

Mahabharata episode 221 KEREN KW12

Bhisma yang agung menerima keputusan dari Basudewa Krishna
By KEREN KW12 22/09/2020


Sinopsis film Mahabharata episode 221
Sinopsis by keren kw12

"Siapapun yang berani menyerang Hastinapura, maka aku akan tetap membunuhnya disini." Kata Bisma kepada Arjuna dan Basudewa Krisna. Basudewa menatap tajam kepada Bisma yang agung, Sri Krishna mengatakan bahwa Bisma tidak sedang menunjukkan kekuatannya namun menunjukkan kelemahannya. Hal ini membuat Bisma menarik kembali anak panahnya. Basudewa juga mengingatkan kan Bisma tentang aksinya melawan ahli warisnya.

Basudewa Krisna dengan Bisma yang agung mulai berdebat dengan serius mengenai sumpah sumpah dan tradisi dan juga kondisi. Basudewa Krisna mengatakan bahwa karakter dari Bisma sudah kotor dan ternoda. Dengar hari ini, Bisma marah ah Dan menganggap Basudewa melewati batasnya. Bisma yang agung mengatakan bahwa kewajiban adalah kebenaran maka tidak ada yang bisa mengalahkannya pada perang ini. Krisna dengan suara lantang mengatakan bahwa dirinya bisa mengalahkan Bisma. Krisna mengingatkan Bisma agar tidak menyulut amarah dari sang narayan ini.

Kata-kata Basudewa Krisna dan Bisma yang agung semakin memanas. Krisna mengatakan ia bisa membunuh Bisma kapanpun. Bisma mengangkat busurnya nya dan mengarahkan panahnya kepada Basudewa Krisna. Adik dari Balarama ini melompat dan turun dari keretanya. Bisma masih dengan anak panah di tangannya yang mengarah kepada Basudewa yang mulai berjalan maju mendekati Bisma. Basudewa Krisna mengatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan senjata apapun untuk membunuh Bisma, makanya dapat membunuh Bisma hanya dengan roda kereta.

Krisna mengangkat roda kereta dan Bisma sedang membawa anak panah dan busur di tangannya. Bisma melepaskan anak panahnya mengarah kepada Basudewa. namun keajaiban terjadi ketika seluruh anak panah Bisma berhenti dihadapan Basudewa Krisna, bahkan seluruh alam pun ikut berhenti. Putra Gangga terkejut melihat kejadian ini dan mempertanyakannya kepada Basudewa. Roda yang dipegang Basudewa berubah menjadi Cakra Sudarsana.

Basudewa Krisna menunjukkan kepada Bisma yang agung bahwa dirinya adalah Dewa yang paling utama. Bisma segera turun dari keretanya dan maju untuk meminta maaf kepada Basudewa. Bisma menyadari bahwa ia telah melewati batasnya sehingga Basudewa rela untuk melanggar sumpahnya. Sri Krishna memberikan nasehat dan teguran kepada Bisma yang agung. Putra Gangga ini berlutut di hadapan Basudewa dan meminta Basudewa agar mengakhiri hidup Bisma. Basudewa Krisna mengabulkan permohonan dari Bisma.

Basudewa mengembalikan Cakra Sudarsana nya untuk menjadi roda kereta kembali. Dirinya juga kembali menjalankan alam semesta. Arjuna melompat dari keretanya dan berlari menuju Basudewa Krisna yang hendak membunuh Bisma. Arjuna mengingatkan Basudewa kepada sumpahnya dan efek yang akan dihadapi di masa depan. Basudewa akan membunuh Bisma, Arjuna menghentikannya dan memohon agar BasuDewa memberikan kesempatan kepadanya mengerahkan semua kemampuannya untuk melawan Kakek Bisma. 

Basudewa membuang roda kereta yang ia pegang sebagai tanda ia mengabulkan permohonan Arjuna. Kemudian dirinya menghampiri Bisma dan menyuruh Bisma untuk berdiri. Bisma menjelaskan bahwa kematiannya sudah ditakdirkan di tangan Srikandi. Putra Gangga ini berjanji kepada basudewa akan menunggu Srikandi datang, dia juga bersumpah bahwa ia akan tetap melindungi pasukan Hastinapura , tetapi tidak akan membunuh pasukan Pandawa lagi dengan tangannya.

Link muncul dengan browser biasa (chrome dll)

Jika menggunakan UC Browser, nonaktifkan adblock dipojok kiri atas

SERVER 1 SERVER 2 SERVER 3

Jika kesulitan, tonton video panduannya

Komentar

Posting Komentar

Gunakanlah form komentar dengan bijak

Post populer