KLIK TANDA X DI IKLAN YANG MUNCUL

salam hangat , keren kw12., update setiap hari sesuai tayangan., Biasanya update malam hari.

Mahabharata episode 201 KEREN KW12

DEWA INDRA INGIN MEMINTA PERISAI DAN ANTING RAJA ANGGA KARNA SEBAGAI AMAL
Cek link di cerita ini

Sinopsis film Mahabharata episode 201 

Sinopsis by keren kw12
Setelah mendapatkan nasihat dan restu dari Dewa Surya, Raja Angga Karna kembali ke perkemahan Kurawa. Ketika Raja karna berjalan-jalan, ia masih terngiang-ngiang dengan pesan-pesan dari Dewa Surya, juga teringat dengan kata-kata dari Pangeran Duryudana. Lamunan Raja Angga Karna tiba-tiba terpecah setelah melihat brahmana tua yang duduk bersandar di pohon dekat perkemahan Kurawa. Brahmana itu tidak lain adalah perwujudan dari Dewa Indra sebagai manusia.

Melihat keberadaan dari seorang brahmana tua yang begitu unik. membuat hati Raja Angga Karna bergerak untuk mendekati ti brahmana tersebut. Raja Angga Karna segera memberikan salam yang langsung disambut dengan berdirinya brahmana tersebut. Brahmana itu langsung mengatakan bahwa ia adalah pengemis yang mencari hal yang terlihat namun juga tidak terlihat, ada namun seperti tiada ada, yang tidak lain adalah perisai dan anting-anting Raja Angga Karna.

Raja Angga Karna langsung paham dengan apa yang dimaksudkan oleh brahmana tersebut, bahkan Raja Angga Karna langsung menyebut dengan nama Dewa Indra. Dewa Indra hanya tersenyum dan yakin bahwa Dewa Surya telah memberitahu Raja angga. Kemudian Putra rada itu tu berbicara mengenai keikutsertaan Dewa Indra dalam perang ini. Dewa Indra menjelaskan secara tersirat mengenai apa yang sedang ia lakukan. 

Raja Angga Karna dengan nada yang sedikit naik mengatakan bahwa apakah Arjuna takut dengan perisai sehingga dewia ndra harus turun tangan sendiri untuk memintanya. Kemudian Dewa Indra justru mempertanyakan apakah Raja Angga Karna tidak memiliki kekuatan untuk mengalahkan Arjuna? Dan apakah hanya mengandalkan perlindungan dari Dewa Surya saja?. Raja Angga Karna yakin dengan kekuatannya bahwa yang akan mampu membunuh Arjuna dan menunjukkan kepada dunia bahwa ialah ksatria terbaik. Namun Raja Angga Karna, dengan mempertimbangkan pesan dari Pangeran Duryudana, ia mencoba untuk memohon kepada Dewa Indra, namun segera disahuti bahwa keputusan ada di tangan Raja Angga Karna. Sebelum pergi, Dewa Indra memberikan pesan bahwa ia akan menunggu di tepi sungai pada esok subuh untuk mendapatkan perisai anting-anting itu atau raja angga karna harus menuangkan air persembahan kepada Dewa Surya untuk memberitakan bahwa ia tidak pantas memakai pemberian yang itu.

Di tengah malam, Raja Angga Karna begitu bingung untuk mengambil keputusan apa apa yang tepat untuk menghadapi situasi yang satu ini. Karna teringat dengan pesan dari Dewa Surya bahwa Dewa Indra akan datang untuk meminta perisai demi melindungi Arjuna. Karna juga teringat dengan kata-kata dari Dewa Indra yang menguji sumpah dari dirinya. Di sisi lain, Karna teringat dengan kata-kata Pangeran Duryudana yang begitu bangga dan percaya kepada perisai milik Raja Angga Karna.

Di perkemahan kubu Pandawa, Arjuna dan Basudewa Krisna sedang bercengkrama mengenai perang ini. Basudewa mengatakan bahwa untuk mencapai kemenangan memerlukan 3 senjata yaitu kebenaran kesabaran Dan keberanian. Tiba-tiba datang seorang brahmana tua yang menyanggah pernyataan Basudewa dan mengatakan bahwa masih kurang satu senjata lagi, yaitu kesempatan.

Tanpa kesempatan, kebenaran akan tenggelam . Tanpa kesempatan kesabaran Dan keberanian akan sirna. Kemudian ia mendoakan Arjuna dan memberi salam kepada Basudewa Krisna. Setelah itu, brahmana mengatakan bahwa ia akan memberikan sumbangan untuk kubu Pandawa demi menegakkan kebenaran. Sumbangan ini akan menjadi sangat penting karena sumbangan ini berupa kesempatan untuk mencapai kemenangan. 

Arjuna masih bertanya-tanya dan bingung mengenai apa yang akan disumbangkan oleh brahmana tua itu, namun Basudewa Krisna sudah menerima bantuan dari brahmana itu. Kemudian brahmana daerah mana itu pamit untuk pergi meninggalkan Basudewa Krisna dan Pangeran Arjuna. Hari sudah menjelang pagi, namun Arjuna bertanya-tanya kepada presiden Krisna mengapa di maksudnya tidak segera muncul. Dewa Krisna menjelaskan beberapa argumen mengenai gelapnya hati termasuk sisi gelap dari Dewa Surya itu sendiri.

Di pinggiran sungai, raja angga karna datang dengan suatu wadah berisi air untuk memberikan penghormatan kepada Dewa Surya. Raja angga karna meminta agar Dewa Surya muncul menyinari dunia. Demi melindungi salah satu anaknya Dewa Surya tidak boleh melupakan anak-anaknya yang lain karena seluruh manusia yang ada di bumi adalah anaknya juga.

Di belakang Raja Angga Karna sudah datang seorang brahmana yang merupakan penjelmaan dari Dewa Indra dengan maksud untuk meminta perisai dan anting-anting sebagai Amal. Raja Angga Karna kembali meminta agar Dewa Surya segera muncul, sesaat kemudian matahari mulai terbit menyinari dunia yang membuat senyum di wajah Raja angga karna. Kematian Raja Angga menuangkan air penghormatan kepada Dewa Surya. Karna segera menoleh ke belakang dan melihat Dewa Indra sudah menunggunya. Putra Rada itu segera menghampiri Dewa Indra dan mengatakan bahwa dirinya sudah siap.

Di perkemahan pandawa, Arjuna yang masih bingung mengenai bantuan apa yang akan diberikan brahmana itu, kini menanyakannya kepada Basudewa Krisna. Basudewa Krisna mencoba untuk menenangkan Arjuna dan agar membuat Arjuna tidak terpikirkan. Di tempat itu pula Pangeran Utara sedang berlatih memanah, Arjuna juga sambil memberi pelajaran kepada Pangeran Utara tersebut. Ketika Arjuna memberi contoh kepada dan berhasil menghancurkan perisai besi, Pangeran Utara tanpa sengaja mengatakan bahwa hanya perisai suci yang mampu menahan tanah dari Pangeran Arjuna. Mendengar kata-kata dari pangeran Utara, Arjuna sekolah mendapatkan kan jawaban dari pertanyaannya sebelumnya. Kemudian ia menoleh menatap Basudewa Krisna dan seolah mendapat Restu dan jawaban juga dari Sri Krishna. Arjuna yang yang merasa tidak senang dengan apa yang dilakukan brahmana itu segera berlari meninggalkan Basudewa Krisna dan Pangeran Utara untuk mencari brahmana tersebut..

Link muncul dengan browser biasa (chrome dll)

Jika menggunakan UC Browser, nonaktifkan adblock dipojok kiri atas

SERVER 1 SERVER 2 SERVER 3

Jika kesulitan, tonton video panduannya

Komentar

  1. Nah klo streaming gw bisa buka min, thxx

    BalasHapus
  2. Makasih banget min kalo bisa semua episode yang 201 keatas dikasih streaming min agar kami bisa😍πŸ₯³

    BalasHapus
  3. Min kapan nih yg 202πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

    BalasHapus
  4. Kok gak bisa sih min..😭 ada yang bisa gk?? Pakai yang mana?

    BalasHapus
  5. thanks banget min... yg streaming bisa dibuka. Jadi bisa nonton lagi deh ( >_< )

    BalasHapus
  6. Min tolong Vidio yang gak ada streaming ya tolong di streaming kan dongg min ,penasaran ni

    BalasHapus
  7. Hari ini cukup sibuk kegiatan dirumah. Jadi besuk insyaallah 2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okeyy min GPP yang penting mah upload terserah mau 1 kek mau 2 kek GPPπŸ™πŸ»πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
    2. 3 min kan kalo Jumat 2 terus kemarin 1 wkwkwkwkwk

      Hapus
  8. Min boleh request kah???
    Yg episode 199, 200 di ganti streaming, soalnya link yg admin kasih susah dibukaπŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya min episode yang 200 kebawah yang udh dipakein link buatin juga dong link streamingnya saya saya belum nonton nih wkwk nunggu urut aja

      Hapus
  9. Episode 198, 199 & 200 min
    Yang di tambahin / ganti streaming
    Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya belom. Ntar pasti update kok. Hehe

      Hapus

Posting Komentar

Gunakanlah form komentar dengan bijak

Post populer